Header Ads

Bendera Merah Putih Selimut Puncak Gunung Muara

Situs Gungung Muara, Desa Kampung Sawah Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor

POSPUBLIKNEWS.COM - Menyambut Dirgahayu Republik Indonesia (RI) Ke-73, bendera pusaka merah putih,  berhasil dikibarkan pada pukul empat sore, berukuran panjang 22 meter dan lebar 6 meter, di puncak situs Gungung Muara, Desa Kampung Sawah Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Minggu (12/08).

Sebelum belum bendera dikibarkan di puncak situs Gunung Muara, sang merah putih diserahkan oleh Camat Rumpin terlebih dahulu yang di wakili oleh ratusan berbagai komunitas penggiat lingkungan, purnapaskibra, masyarakat dan tokoh pemuda, langsung mengarak yang di iringi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di ruas jalan utama Prada Samlawi menuju lokasi pengibaran.

Ketua Panitia Pengibar Bendera, Mulya Diva mengatakan, pengibaran bendera ini sudah ke empat kalinya di situs gunung munara. Namun untuk tahun ini, ukuran dan panjang tidak jauh dari tahun sebelumnya. Hanya ukuran 6X22 meter.

"Setelah di serahkan oleh camat rumpin yang di wakili, kami mengarak bendera ini ke titik yang akan di kibarkan di situs gunung munara. Pengarakan tersebut turut hadir komunitas thegren dan tokoh masyarakat dan pemuda," ucap Ozos sapaan akrabnya.

Ia mengaku, pengibaran bendera dilakukan lebih awal karena terbentur dengan acara yang sering dilakukan di pusat Kecamatan Rumpin. Sebab, setiap hari agustusan Kecamatan Rumpin selalu berbeda dengan kecamatan yang lainnya di Kabupaten Bogor. Bendera tersebut dikibarkan selama satu minggu terhitung dari tanggal 14 Agustus hingga 19 Agustus 2018.

"Kita kibarkan lebih awal karena dari tahun ketahunya suka begitu. Kalau di barengi kita mentok dengan jadwal yang di pusat Kecamatan Rumpin yang padat dengan kegiatan," ujarnya.

Menurutnya, acara sengaja di lakukan selain HUT RI Ke-73 mengenang para pahlawan yang sudah memperdekan bangsa ini dengan hasil perjuangan. Terlebih, catatan sejarah bahwa Kecamatan Rumpin telah terjadi peperangan Repolusi Pisik pada tahun 1945 untuk mempertahankan kemerdekaan.

"Untuk upacara kita puncaknya pada 17 agustusan pagi yang akan dikut sertakan masyarakat dan para komunitas serta pengunjung. Cuma kita berbeda kalau upacara nanti di munarah, dari cara konsepnya," ujarnya.

Suryana Ketua Purna Pasukan Pengibar Bendera Kecamtan Rumpin, pertama kali Purnapaskibra ikut dalam perayaan HUT RI Ke-73 di Situs Gunung Munara. Acara yang setiap tahunya selalu rutin dilakukan oleh berbagai komunitas. Lebih dari 5 anggota purna dari berbagai angkatan.

"Allhamduliah acaranya sudah selesai, para purna paskibra yang terlibat pasukan tahun kemaren. Namun untuk tahun ini purnapaskibra berlatih untuk mematangkan persiapan pengibar di lapangan stadion mini Kecamatan Rumpin," ujarnya.

Sementara, Kaften Inf. Marwoto Danramil Rumpin menambahkan, kegiatan yang rutin di lakukan setiap tahun pada acara 17 Agustusan dilakukan oleh masyarakat rumpin. Acara pada tahun ini, selain di Situs Gunung Munarah, acara pengibaran juga di laksanakan di Gungung Haur Desa Rabak yang dilaksanakan sehari.

"Kita harus menghormati para pejuang kemerdekaan yang telah gugur. Saya berharap pada masyarakat Kecamatan Rumpin agar terus memajukan Rumpin keakan lebih baik. Sebab, kalian adalah tunas mudah dan penerus bangsa," ujar Kapten Inf. Marwoto saat sambutan. (*) 

editor: jelly

Diberdayakan oleh Blogger.