Header Ads

Hoax, Prabowo Pecat DPC Grindera Kota Bekasi, Ini Kata Tanjung


POSPUBLIKNEWS - Sosok pria ini memang banyak memunculkan kontroversi terutama dalam kiprahnya memimpin Partai Gerindra Kota Bekasi. Perjalanan awal saat didapuk pengurus pusat partai besutan Prabowo Subianto itu ternyata tidak semudah yang dibayangkan dirinya.

Ibnu Hajar Tanjung, itulah nama pria berkumis ini. Dalam setiap kesempatan bicara terutama dihadapan media, Tanjung dengan logat khas  Sumatera Barat selalu berapi-api ketika berbicara soal Gerindra.

Kiprahnya terbilang ciamik ketika tahun 2014 DPC Gerindra Kota Bekasi yang dipimpinnya meraih 6 kursi di DPRD Kota Bekasi, yang sebelumnya hanya 3 kursi. Capaian inilah yang kemudian dianggap oleh pengurus  Jawa Barat dan pengurus pusat Gerindra sebagai prestasi Ibnu Hajar Tanjung.

Pro kontra sosok Tanjung di internal partai berlambang kepala burung Garuda itu mulai banyak disorot seiring gagalnya DPC Gerindra mendapatkan posisi salah satu AKD (alat kelengkapan dewan) di DPRD Kota Bekasi, meskipun memiliki 6 anggota dewan.

Gerakan perlawanan terhadap jabatan Tanjung sebagai Ketua mulai digoyang-goyang. Hingga muncullah tiba-tiba Surat Keputusan (SK) pemecatan terhadap Tanjung selaku Ketua DPC Gerindra Kota Bekasi yang dikeluarkan oleh DPD Gerindra Jawa Barat.

Saat itu inisiator gerakan penggulingan Tanjung dikomandoi oleh Anggawira yang juga menjavat sebagai pengurus Gerindra Jawa Barar.

Kemudian, Tanjung pun melawan dengan didukung sebagian besar pengurus tingkat kecamatan (PAC) Gerindra se kota Bekasi. Wal hasil SK pemecatan Tanjung tersebut dipatahkan oleh DPP Gerindra, dan dia pun dinyatakan aman memimpin kembali Gerindra kota Bekasi.

Namun demikian gerakan untuk mencongkel Tanjung dari kursi pimpinan DPC Gerindra kota Bekasi tidak lantas berhenti. Kekecewaan Proses pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) 2019 menjadi alasan kelompok oposisi di internal Gerindra. Pasalnya, Tanjung dianggap membuang musuh-musuh politiknya. Ada yang dipindah Daerah pemilihannya, bahkan ada yang dicoretnya.

Tiba-tiba muncullah SK perubahan personalia kepengurusan DPC Gerindra yang dirandatangani langsung oleh Ketua Umum dan pendiri partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Sekjen Ahmad Muzani.

Dalam SK tersebut nama Tanjung sudah hilang dan diganti Eko Purnomo sebagai ketua. SK yang sebanyak 3 halaman tersebut viral di grup-grup WatshApp dan media sosial.

Lagi-lagi Tanjung pun langsung merapatkan barisan bersama pengurus dan kader yang masih loyal kepada dirinya. Saat bertemu ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Tanjung mengaku tidak menerima secara resmi surat keputusan yang sudah beredar kemana-mana itu. Begitupun pihak DPD Gerindra Jawa Barat mengaku belum menerima SK DPP itu secara resmi.

Kini Ibnu Hajar Tanjung pun sudah kembali tersenyum dengan pernyataan ketua DPD Gerindra Jawa Barat, H.Mulyadi. yang telah memberi kepastian dan ketidakkebenaran surat pemecatan Tanjung sebagai Ketua DPC Gerindra Kota Bekasi.

"Satu pesan saya bagi semua pengurus dan kader Gerindra di Kota Bekasi untuk tenang dan kondusif. Bekerjalah fokus meraih kemenangan di Pileg 2019 dan Pilpres untuk kemenangan Prabowo Subianto sebagai Presiden 2019."ujarnya (*)

editor: jelly
Sumber: IWO Kota Bekasi
Diberdayakan oleh Blogger.