Header Ads

Kepolisian Sudah Mengantongi Dua Alat Bukti, Camat Podok Gede Bantah Kasusnya Dianggap Sudah Selesai

Mardani (Camat Pondok Gede)

POSPUBLIKNEWS.COM - Terkait pemanggilan Camat Pondok Gede di Polresta Metro Bekasi, saat di konfirmasi terkait pemanggilan oleh pihak kepolisian pada waktu itu ia mengatakan, persoalan dianggapnya sudah selesai. 

"Sudah selesai, mau apa lagi," ucap Mardani se usai rapat paripurna dengan wajah gelisah. 

Takhanya itu, ketika di cecar pertanyaan terkait setatusnya tersangka Mardani malah meminta doa kepada wartawan. 

"Saya minta bantu saja sama kalian," kata Mardani dengan wajah gerogi.

Sementara, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indiarto membenarkan status tersangka yang ditetapkan kepada Camat Pondok Gede, Mardanih dan Pejabat Pembuatan Akta Tanah (PPAT) Kecamatan Pondok Gede, Abudul Rochim terkait kasus dugaan pemalsuan pembuatan akta tanah.

“Kalau Kejaksaan menganggap berkasnya sudah lengkap, sudah tentu tersangka akan kami limpahkan ke Kejaksaan.” kata Kombes Indiarto usai ditemui di Gedung DPRD Kota Bekasi.

Penyidik, kata Indiarto kalau sudah menetapkan tersangka sudah menggelar perkara dan mendapatkan dua alat bukti. Atas dasar itu naik menjadi tersangka.

“Kalau kepolisian sudah menetapkan tersangka, minimal sudah memiliki dua alat bukti. kalau tidak memiliki alat bukti engga mungkin menjadi tersangka,” sebut dia.

Indiarto menyebut, kasus ini sama dengan kasus lainnya yang berawal dari aduan masyarakat. 

"Kemudian kita lakukan sidik karena semua orang sama di depan hukum. makanya kita naikan menjadi tersangka, tetap diproses, berkas masih diselesaikan," ungkapnya. 

reporter: jelly

Diberdayakan oleh Blogger.