Header Ads

Sidang Paripurna DPRD Kota Bekasi Diwarnai Aksi Demo "FKPB " Korban Penggusuran

Para Warga Korban penggusuran melakukan Aksi Demo Di Depan RPRD Kota Bekasi


POSPUBLIKNEWS.COM - Sebagai bentuk solidaritas dan perjuangan untuk menuntut ganti untung bangunan rumah kami yang digusur mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia untuk melakukan perlawanan terhadap kesewenangan-wenangan yang dilakukan oleh pemerintah kota Bekasi dan DPRD kota Bekasi.

Sebagai korban penggusuran pada tanggal 25 Oktober sampai 3 November 2016 rumah yang kami tempati diatasi tanah kementrian PUPR yang dikelola oleh Perum Jasa Tirta II Jati Luhur dan kami mempunyai surat izin pemanfaatan lahan dari Perum Jasa Tirta II Jati Luhur, digusur bahkan dirusak oleh Pemerintah kota Bekasi.


Penggusuran tersebut dilakukan tampa dialog kepada kami sebagai korban penggusuran yang berdomisili di Kelurahan Pekayon dan Jaka Setia Kecamatan Bekasi Selatan kota Bekasi, setelah 1 tahun 10 bulan lebih tidak ada perhatian dari pemerintah daerah Kota Bekasi.

Bahkan Hidup kami setelah rumah dirusak tidak menentu, bahkan ada diantara kami warga korban penggusuran meninggal dunia akibat stress karena tidak sanggup menanggulangi prikologi anak-anak dengan kondisi mental yang terpuruk.

Hakekat kemerdekaan adalah hidup layak yang merdeka secara utuh dan tidak ada dikriminasi terhadap manusia. negara Kesatuan republik Indonesia didirikan berdasarkan prinsip-prinsip kemanusiaan yang universal, bahwa tidak ada satu pun Negara diperbolehkan menginjak " hak hidup manusia."

Kami warga korban penggusuran Kelurahan Pekayon jaya dan Jaka Setia Bekasi Selatan Kota Bekasi, harus hidup di posko yang kami bangun atas Swadaya kami warga korban penggusuran. Bahwa prinsip persatuan Indonesia adalah bersatu nya rakyat untuk melakukan perlawanan terhadap ketidakadilan dan penegakan terhadap kebenaran," ujarnya FKBP.

Editor : Saiful
Diberdayakan oleh Blogger.