Header Ads

Temu Warga Kecamatan Bekasi Utara Bersama Wali Kota, Wakil Wali Kota serta Kepala SKPD


POSPUBLIKNEWS.COM - Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi yang telah usai lakukan sidak di wilayah Kecamatan Bekasi Utara sampai ke Kelurahan Kelurahan di Bekasi Utara pada hari Kamis, (27 September 2018), pada hari Minggu, 30 September 2018, Wali Kota Bekasi adakan evaluasi sidak di Aula Kecamatan Bekasi Utara bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto Tjahyono dan segenap Kepala SKPD terkait serta Camat Bekasi Utara, Lukmanul Hakim dan jajaran Lurah.


Evaluasi sidak wilayah Bekasi Utara ini, menghadirkan para Ketua RT, RW, FKRW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dari tiap Kelurahan, Tokoh agama, Tokoh Masyarakat serta warga yang ingin berkonsultasi langsung jika ada keluhan di wilayah yang langsung di tanggapi oleh Wali Kota dan jajarannya.

" Kerja harus cepat, kerja tanggap, terima keluhan warganya, sebagai pejabat apalagi Kepala Wilayah baik Camat maupun Lurah adalah satu tanggung jawab penuh mengepalai wilayah" tegas Wali Kota.

Dr. Rahmat Effendi di depan warga Kecamatan Bekasi Utara, mereview ulang hasil sidak yang dilakukan pada pekan lalu seperti di paparkan bahwa pada saat ke Kelurahan Teluk Pucung di Puskesmasnya nanti akan di tata balai pertemuan untuk siapa saja, pembangunan Monumen Perbatasan di Kebalen dan Bekasi Utara, ada juga yang terkait PDAM yang telah di koordinasikan.

Kesempatan yang sama, ada dialog para warga yang langsung melaporkan apa saja yang dikeluhkan di wilayahnya, seperti Ketua RW 21 Kelurahan Kali Abang Tengah, Bapak Gunawan memaparkan terkait kebersihan yang sangat di harapkan warga, namun mengenai mobilisasi kurang maksimal, kendalanya ada di tempat pembuangan sampah yang belum maksimal dan juga pengangkutannya yang kurang maksimal, selanjutnya mengenai Kunjungan rw 30 oleh Wakil Wali Kota Bekasi, terkait gas green yang inovasinya sangat luar biasa, warga menunggu realisasi nya untuk gas murah dan ramah lingkungan.

Berbagai macam keluhan warga di terima oleh para pejabat khususnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota, terkait banjir, pembangunan dan penataan taman dan juga kemacetan yang dikarenakan pedagang liar.

Penegasan yang langsung di tunjuk untuk Kepala Dinas terkaiy harus merealisasikan secara responsif, dalam beberapa hari kedepan penanganan masalah sampah, akan di tengani oleh Dinas Lingkungan Hidup begitu juga penataan taman dan pedagang kaki lima akan ditangani langsung oleh Lurah, Kasie Trantibum dan Kepala Satpol PP agar memerintahkan untuk pengelolaan tempat berjualan.

Program 100 hari kerja saat dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota salah satunya warung komunikasi di tiap tiap Kelurahan, yang akan di datangi langsung oleh Kepala daerah agar mengetahui apa saja yang bisa dikeluhkan warga dan tindak lanjut dengan cepat tak memakan waktu lama. (*/HMS)

Editor : Saiful
Diberdayakan oleh Blogger.