Header Ads

Kemendes Telusuri Penyelewengan Dana Desa Tambun

                                                  Divisi POSPUBLIKNEWS.COM - Kemendes  masih terus  melaksanakan pengembangan terkait adanya dugaan penyalahgunaan Dana Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Beksasi. " Jumat ini kami akan mengaudit BUMdesnya," terang Koordinator Tim Satgas Monev Kemendes, M.Maroef. Pihaknya akan mengecek lebih dalam penggunaan dan pengelolaan keuangan BUMdes." Dana desa diperkirakan mencapai 400 juta yang di gunakan untuk BUMdes," ungkap M.Maroef.  Saat ditanya, apakah ada sangsi tegas dari pihaknya apabila nanti ditemukan kejanggalan dari hasil audit,    pensiunan Polri ini mengatakan bahwa ada kemungkinan temuan ini akan di tindaklanjuti keranah hukum. " Hasil Monev ini nanti akan kami serahkan ke APH (Aparat Penegak Hukum) ," jelas M.Maroef. Seperti diberitakan sebelumnya indikasi banyaknya  temuan pelanggaran dalam penggunaan anggaran dana desa (DD) di Tahun Anggaran (TA) 2017 di Desa Tambun mencuat kepermukaan. Salah satunya, pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berbentuk waralaba (Mart) di Jalan Hassanudin, Kecamatan Tambun Selatan.
"Jadi, BUMdes ini ada potensi. Kalau sampai hari Jumat ini tidak clear, kita akan audit lebih dalam," tegas Koordinator Divisi Monev Dana Desa Kemendes, M Ma'rroef Irfhany.  Rabu (24/10) lalu.

Ia juga menyebutkan, indikasi temuan penggunaan dana desa itu akibat tidak adanya perencanaan atau bisnis plant seperti nilai proyek bangunan (Ruko) dan modal usaha. Sedangkan penyertaan modalnya sebesar Rp300 juta.

"Kami audit semaksimal mungkin," katanya.

Seharusnya, ujar Ma'rroef  untuk mengucurkan dana BUMDes, Direktur harus membuat rancangan pembelanjaan apa saja yang menjadi untung rugi. "Ini pun tidak dilakukan sebagai mestinya," ujar nya.
Menurutnya, pemberdayaan ekonomi masyarakat itu dari BUMDes. Sebab pemerintah sedang semangat untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan.

"Jangan BUMDes-nya belum-belum sudah blunder," katanya. Sejatinya
BUMDes adalah sebuah entitas usaha yang mengedepankan tidak hanya mencari profit, tetapi bagaimana membawa benefit pada kehidupan sosial-ekonomi masyarakat desa. (Wei)
Diberdayakan oleh Blogger.