Header Ads

KPPB TMP A Marunda Musnahkan Dua Juta Batang Roko dan Miras Dengan Pita Bea Cukai Palsu

KPPB TMP A Marunda
POSPUBLIKNEWS.COM - Sekitar 2 juta batang rokok dan 2.245 botol minum keras ilegal hasil penindakan KPPB TMP A Marunda. Barang ilegal senilai Rp.1.120.001.401 tersebut, hasil penindakan tahun 2016 hingga 2018.
Dirjen Bea dan Cukai, Heru Pambudi, mengungkapkan hasil penindakan menambah kas Negara Rp.4.061.22.400 dari pengenaan sanksi admistrasi.
“Rokok dan Miras tersebut, ditempel dengan pita bea cukai palsu hingga 14 September 2018 telah melakukan 4.062 penindakan terhadap rokok ilegal,” kata Budi, Selasa (2/10), di halaman Kantor Bea Cukai Marunda, Jakarta Utara.
Jumlah ini, kata dia, naik jika dibanding tahun sebelumnya yakni 3.966 penindakan terhadap miras ilegal. Dia menyebut, sampai 14 September 2018 tercatat 826 kasus miras ilegal. Jumlah penindakan ini, tidak beda jauh dengan peniondakan minuman keras 2017 sebanyak 1.182 kasus.
Heru mengungkapkan hasil survei terhadap rokok ilegal yang dilakukan di 426 Kabupaten/Kota menunjukkan terjadi penurunan rokok ilegal pada tahun 2018 dibanding tahun sebelumnya.
“Hasil survei yang digelar Ditjen Bea Cukai kerjasama dengan Penelitian dan Pelatihan Ekonomi dan Bisnis (P2EB) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gajah Mada (FEB UGM) menunjukkan peredaran rokok ilegal secara nasional turun menjadi 7,04 persen dibanding tahun 2016 sebesar 12.14 persen,” ujarnya.
Penurunan peredaran rokok ilegal ini tidak lepas dari upaya pengawasan jajaran Bea Cukai melalui program Penertiban Cukai Berisiko Tinggi (PCBT) yang dicanangkan tahun 2017 dan terus digalakkan hingga kini.
Hadir dalam acara tersebut yakni, Kepala Kantor BC Marunda, Yulianto, Kapolres Jakut AKBP Adi Vivid, Kakanwil DJBC, Bo Wibowo, Kepala Kanwil DJBC, Faturahman, Kajari Jakut diwakili Kasi Pidsus Ricky dan Kepala Denpom Jaya diwakili Mayor K Coorte Real. (*)
sumber: koransidak
Diberdayakan oleh Blogger.