Header Ads

Satgas Kemendes Cium Adanya penyelewengan Dana Desa


POSPUBLIKNEWS.COM - BEKASI:  Satgas Kemendes Cium  Adanya Pelanggaran Dana Desa   Tim satgas Kementrian Desa menemukan sejumlah pelanggaran terkait penggunaan anggaran Dana Desa (DD)TA 2017 - 2018 di Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan.

"Kami telah menemukan banyak pelanggaran di desa Tambun," ungkap Koordinator Tim Satgas Dana Desa Kememdes, M Ma'rroef Irfhani ,ketika dihubungi media, Senin (22/10).

Marruf juga membeberkan bahwa pihaknya telah menemukan 15,titik kegiatan pekerjaan infrastruktur jalan yang menggunakan DD yang disinyalir tidak sesuai harapan masyarakatnya" Saat melakukan pemeriksaan ke Desa Tambun selama tiga hari sejak tanggal 17 hingga 19 Oktober 2018," katanya. Pemeriksaan tersebut,lanjutnya dilakukan atas dasar pengaduan masyarakat.  "Diantaranya
Masyarakat Desa Tambun tidak merasakan adanya pembangunan di desa mereka yang berasal dari dana desa.
Kedua Masyarakat merasa tidak dilibatkan dan tidak adanya transfaran dalam penggunaan ADD/DD di desa.

Dan yanh ketiga , lanjutnya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang ada di Desa Tambun tidak ada aktifitasnya.

" Atas dasar pengaduan itu, kemudian kami Tim Satgas Dana Desa Kemendes melakukan Monev TA 2017-2018

Ma'ruf mengungkapkan, hasil pemeriksaan itu ditemukan sebanyak15 titik pengerjaan infrastruktur di wilayah Desa Tambun, termasuk offlinenya pengelolaan BUMDes Mart sejak tiga bulan terakhir.

Saat ini, Lanjut dia, tengah berproses kepada kepala desa setempat selama 14 hari.

"Kita berikan kesempatan kepada Pak Kades menunaikan apa yang menjadi komitmennya," katanya.

Ma'ruf menyampaikan, rabat beton yang terpisah di 15 tempat itu ditemukan tidak adanya prasasti dalam pengerjaan proyek tersebut.

"Berapa anggarannya setiap proyek belum diketahui," katanya.

Selain itu, Tim Satgas telah menemukan tidak adnanya bisnis plant pada pengelolaan BUMDes Mart Desa Tambun. (Red)
Diberdayakan oleh Blogger.