Header Ads

Ayu Ciptakan hidup sehat mulai dari kita Cegah ODF (Open Defecation Free) Stop Buang Air Besar Sembarangan


Oleh : Hasan

Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto bersama para Lurah yang menerima Piagam Penghargaan dalam Dekralasi ODF di Plaza Kantor Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan  Rawalumbu Kota Bekasi


POSPUBLIK.NEWS.COM.- Kota Bekasi Kegiatan Dekralasi ODF yang telah digelar di tingkat Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu Kota Bekasi, sehingga dalam acara tersebut  WakilWakilkota, TrI Adhianto, secara langsung hadir dalam acara Deklarasi ODF dengan istilah stop Buang Air besar Sembarangan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Bekasi beserta Kecamatan Rawalumbu  dan Bekasi  Timur,  yang betempat lokasi dalam penyelenggaran di kantor  Kelurahan Bojong Rawalumbu pada minggu (25/11/2018)


Hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD fraksi Golkar Kota Bekasi,  Hj. Uri Huryati, Plt.Kepala Dinas Kesehatan, Dr. Hj. Tanti,  Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Bekasi,  Masripah, Sekdis Pendidikan, Kepala Puskesmas para Camat se Kota Bekasi dan empat Kelurahan, yaitu Aren Jaya Bekasi Timur, Bojong Rawalumbu, Pengasinan Kecamatan Rawalumbu, Jati Karya Kecamatan Jati Sampurna, para pengurus FKRW, Kader PKK, Posyandu.


Wakil Walikota Bekasi , Tri Adhianto,  Dalam Deklarasi ODF mangatakan, tujuan dari deklarasi ODF adalah untuk merubah prilaku hidup sehat tanpa buang air besar di sembarang tempat. Selain itu untuk menyambut tahun kunjungan wisata 2019.



Wakil Walikota Bekasi Tri Adhiyanto manyampaikan bahwa masyarakat juga harus ikut andil dalam menjaga kebersihan lingkungan dan wilayahnya masing-masing dengan tidak membuang air besar  sembarangan dan juga sampah ke sungai. Dengan ini mustahil tanpa adanya dukungan dan keterlibatan masyarakat dan juga Kepala Kelurahan diseluruh Kota Bekasi  dan oleh Dinas Kesehatan Kota  Bekasi terkait untuk mewujudkan Kota  Bekasi bebas dari ODF.

Dekralasi ODF ( Open Defecation  Free) ini adalah bentuk  kontribusi dari Rumah Sakit yang berada di Kota Bekasi dalam rangka hari Kesehatan yang ke 54 tahun. Dengan itu diharapkan tidak adanya lagi untuk jamban yang tidak sesuai dengan  Standar. Karena pada tahun lalu sudah ada 2 jamban, tahun ini ada 4 , sehingga dari 1persen  jumlah penduduk  yang 800 ribu, berkurang menjadi 700 ribu, tetapi ini masih menjadi tugas besar pemerintah kota bekasi. Maka program ini adalah dalam Sanimas ,yang nantinya juga akan melibatkan  unsur Kota Ku ,LPM, P3BK dan LKPP serta insa allah untuk  ide kedepannya akan melibatkan unsur  ABRI Masuk Desa, karena saya sudah berkoordinasi dengan Dandim.ujar Tri Ardiyanto

Sementara  itu Plt. Kepala Dinas Kesehatan , Dr. Tanti .,M.Si., menyampaikan, perlunya kesadaran masyarakat dari tiga komponen untuk mendukung program Open Defecation Free (ODF). Tiga kompenen yang dimaksud meliputi peran pemuda sebagai generasi bangsa, peran kelompok perempuan dalam melakukan sosialisasi kepada para ibu-ibu. Dan yang terakhir, kelompok organisasi sosial kemasyarakatan untuk ikut andil menyampaikan dampak lain yang akan di derita jika sering melakukan BAB di sembarang tempat.

Sehingga dengan sudah adanya 29, jamban yang telah dilakukan di 4 wilayah Kelurahan yaitu Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur,  Bojong Rawalumbu, Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu,  Jati Karya Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi. Dalam Dekralasi ODF telah memberikan piagam penghargaan sebagai kelurahan yang telah berhasil dalam melaksanakan program stop buang air besar sembarangan dijamban. (*)

Editor Saiful


Diberdayakan oleh Blogger.