Header Ads

Mushollah Attaqwa Rawa Bambu Kalibaru Medan Satria Kota Bekasi Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad Saw 1440 H. Berjalan penuh Hikmad

Penceramah KH. Munawwir aseli ( Jakarta )

POSPUBLIK. NEWS. COM -Kota Bekasi Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh DKM  Mushollah Attaqwa Rawa bambu Kalibaru Medan Satria Kota Bekasi berlangsung khidmat pada Sabtu malam Minggu (16/11/2018).


Kegiatan digelar bertempat di Mushollah Attaqwa dengan jumlah para jamaah hampir 800 antara ibu-ibu majelistalim dan bapa-bapa serta para pemuda dan remaja putri, dengan mendatangkan penceramah KH.munawwir aseli ( Jakarta )
KH.Saiful Anwar ( Guru Tetap )
KH.Marzuki Matali (Guru Tetap) selain itu sebelum acara dimulai telah diisi oleh pembawa acara yaitu MC.Ali Zaenal Syahab, dan sebagai pengisi pembuka membacakan iringan ayat suci Aquran oleh Qori  Ust.Salman Amrullah Djiharkah ( Ciwidey Bandung )  sehingga pada puncak acara maulid  Nabi Muhammad saw,  telah diisi oleh penceramah adalah KH.Amiruddin Said, imam besar pertama masjid Kubah Mas Depok pimpinan pondok pesantren Al-Qur'an raudhotul Musthofa. Dalam Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW,  telah dihadiri oleh Walikota dan Wakil Walikota Bekasi,  Camat Medan  Satria, yang diwakilkan oleh Lurah Kalibaru Medan Satria,  Suhartono. juga para Tokoh  Masyarakat  Rawabambu Medan Satria Kota  Bekasi.


Peringatan maulid kali ini mengangkat tema." Mari Kita jadikan Akhlak  Nabi Besar Muhammad SAW sebagai teladan dalam memwujudkan  masyarakat  yang rukun,  aman & damai untuk mempererat  silahturahmi antar sesama. Serta .""Dengan peringatan Maulid Nabi besar Muhammad SAW mari kita teladani akhlak Rasulullah SAW dalam membina rumah tangga menuju keluarga yang handal".

Ketua Panitia Maulid  Nabi Besar Muhammad Saw, Muhammad  Firdaus,  mengatakan,  rasa bersyukur dalam memperingati maulid nabi muhammad saw,  cukup berjalan penuh dengan hikmad,  selaku panitia  tak lupa mengucapkan rasa berterima kasih atas kehadirannya bapa-bapa dan ibu-ibu serta seluruh remaja khususnya warga masyarakat  yang berada dilingkungan  kampung Rawa Bambu Kelurahan Kalibaru Medan Satria. " Alhamdulillah  telah memenuhi acara Maulid  Nabi Besar  Muhammad saw.
Panitia Maulid  Nabi muhammad  tak lupa mengucapkan permohonan maaf apa bila ada kekurangan dalam sarana lokasi tempat, mohon dibukankan permohonan maaf apa bila lokasi tempat kurang memadai." ungkapnya

Selain itu, Lurah Kalibaru Medan Satria,  Suhartono, mengungkapkan, dengan adanya Maulid  Nabi Muhammad Saw. Yang pada setiap tahun nya selalu di peringati."marilah kita selalu junjung  tinggi pituah-pituah Nabi Besar Muhammad Saw.

Hal lainnya selain memperingati maulid  nabi Muhammad Saw,  yang harus selalu kita junjung peringatan nya setiap tahun. Saya menyampaikan informasi  bawasannya  dalam pelayanan  Pemerintah daerah Kota Bekasi, telah menambahkan masa waktu pelayanan perbuatan E-KTP dan KK serta Akta lahir dan Akta Kematian, dapat dilayani sampai pukul 21'00 wib. Dan selain pelayanan itu pun pemerintah telah melakukan pelayanan tentang  kesehatan khususnya  kartu sehat, sudah mencapai sekitar 99,9 pesen. Maka apabila warga masyarakat  bila membutuhkan kesehatan untuk  berobat dapat mendatangkan  puskesmas, bahkan ada pelayanan khususnya telah siap Dokter yang akan mendatangi warga masyarakat  untuk pemeriksaan apabila dalam terkena penyakit dan tak bisa memeriksa ke puskesmas.


Ketua DKM ," Mushollah Attaqwa " Rawa Bambu Kali Baru, Ustad Bukhori Hilmi, mengatakan , dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa memperingati hari kelahiran junjungan Nabi Besar Muhammad SAW merupakan perwujudan rasa syukur atas kehadiran beliau sebagai pembawa risalah dan petunjuk untuk kebahagiaan hidup kita baik dunia maupun akhirat.

Menurut Ustad Buqhori Hilmi, bahwa  dalam Nilai-nilai keteladanan yang dicontohkan baginda kita Nabi Besar Muhammad SAW bila kita ikuti dan aplikasikan Insya Allah akan menjadikan benteng kita dalam menghadapi di era sekarang yang semakin kompleks dengan segala dampaknya, di tengah situasi saat ini yang sarat dengan berbagai fitnah," ujarnya.

Dimana kondisi bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi persoalan seperti maraknya hoax, ujaran kebencian, polariasi simpatisan piolitik, propaganda kekerasan, hingga terorisme. "Melihat situasi saat ini tidak sedikit yang negatif jika kita kurang berhati-hati dalam menyikapinya," katanya.

Lebih lanjut, ia mengharapkan dalam peringatan Maulid ini hendaknya dapat memetik meneladani beliau terutama sikap dan perilaku dalam kehidupan sosial dalam bermasyarakat, termasuk dalam menjaga keluarga, mendidik dan mengasuh anak, pengelolaan organisasi dan sebagainya.

"Mudah-mudahan kita semua dapat mengambil pembelajaran dan hikmah dari kegiatan  peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad  SAW hari ini," tutupnya.(*)

Editor : Saiful


Diberdayakan oleh Blogger.