Header Ads

Warga Pejuang Menunggu Berdirinya Kios Koperasi


POSPUBLIK.NEWS.COM
Upaya wujudkan lingkungan bersih dan aman Pejuang Jaya Sekitar lima belas tahun menanti Berdirinya Kios Koperasi dilingkungan RT 01, RW 15 Pejuang Jaya. Kini penantian itu terwujud meski perizinannya masih dalam proses.

“Sesuai ketentuan di Pemda Kotamadya Bekasi, kami sudah ajukan permohonan untuk mendapat surat  izin kontrak dengan Pemda lengkap dengan seluruh persyaratan, termasuk persetujuan warga lingkungan terdekat, kata Ketua Koperasi Abdul Ghofur, kepada Pospubliknews.Com, di Pejuang Jaya, Sabtu (11/11).

Menanggapi kenapa belum juga  dioperasikan Kios tersebut padahal bangunan sudah berdiri.” Ya kami taat azaz lah, sebelum izin Walikota turun, tetap menunggu” ujarnya Ghofur memberi alasan.
Banyak kalangan mempertanyakan peruntukan Kios Koperasi yang digunakan ntuk komersial.”lho kan memang secara peraturan Perundang-undangan di perbolehkan,  Boleh memanfaatkan sebagian Prasarana Umum (PSU) untuk kesejahteraan lingkungan.

Polanya adalah Koperasi Pejuang berkontrak dengan Pemda Kota Bekasi.”Itu dasar yang kami gunakan untuk melangkah mendirikan Kios, dengan berkontrak akan memberikan retribusi sesuai ketentuan Peraturan Daerah, resmi,” Jelas Ghofur.

Selain iitu, keberadaan Kios yang langsung berada di Jalan Raya Pejuang Jaya ekan memberikan citra positif untuk mendukung misi. Kota Bekasi untuk menjaga dan merawat agar Fasum atau PSU dijaga kebersihan, kesehatan dan kenyamanannya.

 Coba perhatikan sebelum berdiri Kios, lahan itu menjadi lahan tidur yang setiap saat dimanfaatkan pihak-pihak lain yang memanfaatkan lahan tersebut untuk hal hal negatif.

Hal-hal negative seperti apa? Tanya Pospubliknews.Com, Ghofur menambahkan,  ya bertahun tahun selama lima belas tahun warga dapat  menghalau oknum oknum yang memaksa menggunakan tempat itu secara illegal.

“Ya kumuh, ya digunakan untuk nongkrong dan perbuatan yang cenderung lebih banyak mudorotnya dari manfaatnya. Bahkan, beberapa kali terjadi keributan dan klas fiisik ditempat itu. Lho keadaan seperti itu didiamkan terus,” ungkap Ghofur, menceritakan. ( heri )
Diberdayakan oleh Blogger.