Header Ads

Mendulang Suara Dengan Cara Silaturahmi Caleg Harus Sigap Door to Door Ke Masyarakat

Rantisan Caleg DPRD Kota Bekasi priode 2019-2024 dari Partai Golkar untuk Dapil III, Kec. Rawalumbu, Mustikajaya, Dan Bantar Gebang saat meberikan sambutan dalam pertemuan silahturami Team Saran " Sahabat  Rantisan "

POSPUBLIK.NEWS.COM
Silahturami dan pertemuan dalam Saran " Sahabat Rantisan " untuk memperjuangkan Pemilu di Tahun 2019 adalah tahun politik, pasalnya saat tahun ini semua orang akan memilih siapa saja wakil rakyat yang diharapkan, untuk  menduduki Kursi DPRD Kota Bekasi.

Sebuah aspirasi yang harus disalurkan oleh warga Indonesia untuk merubah situasi negara ini melalui para wakilnya agar tidak lupa ketika jadi untuk mengemban amanat negeri ini, kepentingan umum lebih di utamakan dibandingka kepentingan diri sendiri.


Rantisan seorang caleg DPRD Kota Bekasi, priode tahun 2019-2024 , yang sudah mendaftarkan di KPU baik itu di Kota Bekasi, mengakuinya, maka dia harus banyak melakukan aksi nyata minimal berbaur dengan masyarakat, baik itu melakukan anjangsana ke tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh politik, tokoh agama maupun masyarat yang mempunyai hak pilih.

" Ingin mendulang suara, perbanyaklah Silaturahmi, Bisa nambah umur,nambah persaudaraan ,,nambah rizky,, uda pasti akan menambah suara," ungkap salah satu caleg No 5 DPRD Kota Bekasi, Rantisan  Dari Partai Golkar, untuk  Dapil III, Rawalumbu, Mustika Jaya,  Bantar Gebang. Dalam pertemuan  dan silahturahmi bagi team Saran " Sahabat Rantisan " yang sudah terbentuk telah dihadiri dari wilayah Sepanjang Jaya, Pengasinan, Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu  Kota Bekasi, yang telah hadir dikediaman H. Daris pada malam minggu. (30/12/18)


Menurut H.Daris, selaku pembina Saran " Sahabat Rantisan " Untuk dikenal saja, seorang caleg harus mau melakukan tatap muka, termasuk mampu mengambil hati warganya dengan menggunakan saluran media apapun, apakah harus melalui media sosial, melalui pertemuan keluarga, pertemuan konunitas ataupun dengan menggunakan identitas gambarnya yang menempel di stiker, di mobil, maupun media lainnya. Tuturnya

Hal lainnya, menurut Ketua Saran " Sahabat Rantisan " dilingkungan  Rw 02 Sepanjang Jaya Rawalumbu, Rt Udin , mengatakan, Caleg yang ingin jadi harus benar-benar berbaur dengan warganya, tiap hari tak pernah ada di rumahnya, semakin terkonsep dan bikin inovasi yang berbeda maka akan mampu menambah suara nantinya saat pemilihan berlangsung.

Sementara Ketua Saran " Sahabat Rantisan " dilingkungan Rw 01 Sepanjang Jaya, Rawalumbu, " Iman Rohiman",  mengungkapkan, Bagi caleg yang melakukan budaya suap yakni memberikan uang serangan fajar agar bisa mendulang suaranya, sejatinya adalah para wakil rakyat yang miskin ide dan tidak ingin berbaur lama dengan konstituennya, dampaknya adalah instan menjadi wakil rakyat, setelah jadi maka mereka beranggapan bahwa kami ini adalah wakil partai bukan wakil rakyat yang harusnya mementingkan kepentingan umum malah sebaliknya, kepentingan partai di dahulukan, kepentingan pribadi diutamakan, asal dirinya tidak rugi maka akan dilakukan.

Bagi caleg  seterusnya ini adalah bagian ikhtiar dan kerja kerasnya untuk mendulang suara, kalau warganya kenal dengan kiprahnya di masyarakat maka pastilah pilihan warganya kepada yang kenal dan paham kinerja dilapangan selama ini, namun bagi caleg yang punya dana besar, maka silaturahmi tetap, uang untuk tim sukses dan pernak-pernik agar mendulang suara pun sudah disiapkan. Ungkapnya (*)

Editor : Saiful 

Diberdayakan oleh Blogger.