Header Ads

Ribuan Jamaah Khusuk Ikuti Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriyah DI islamic Center Kota Bekasi

Maulid Nabi Muhammad Saw di islamic center dihadiri oleh Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto

POSPUBLIK.NEWS.COM
Ribuan jamaah memadati Masjid Jami Nurul Islam, Islamic Center Kota Bekasi guna mengikuti maulid Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriyah dan Tablig Akbar yang diadakan PCNU Kota Bekasi, Minggu, (2/11/2018).


Jamaah berasal dari alim ulama, pemimpin pondok pesantren, santri NU di Kota Bekasi dan aparatur Pemkot Bekasi. Termasuk kehadiran unsur pimpinan daerah diantaranya, Wakil Wali Kota Bekasi Dr Tri Adhianto, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto, dan Komandan Kodim 0507/Kota Bekasi Letkol Arm Abdi Wirawan.

Kegiatan maulid nabi Muhammad SAW 1440 Hijriyah di Kota Bekasi diikuti ribuan jamaah dan mereka dengan khusuk melantunkan ayat suci Alquran, berzikir, bershalawat, dan istighosah serta mendengarkan ceramah dari Penjabat Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar.

Penceramah, KH Miftachul Akhyar diantara isi ceramahnya mengatakan peringatan kelahiran Nabi Muhammad menjadi kabar gembira seluruh umat se-jagat raya. Untuk itu  kegiatan maulid menjadi kewajiban untuk merayakannya. Dan bukan hanya bisa dilakukan awal bulan Robiul Awal saja namun bisa setiap kesempatan. 

"Maulid nabi berarti kita bersuka cita atas  kelahiran Nabi Muhammad SAW. Termasuk kita umatnya di Kota Bekasi. Karena keimanan kita, dan rasa kegembiraan ini  harapan Bekasi menjadi kota sejahtera santun, cerdas dan damai kota yang bisa menempatkan pada tempatnya," ucapnya.

Ia pun berpesan, kepada umat muslim di Kota Bekasi selalu meningkatkan ketakwaan kepada Allah SAW dan rosulnya sehingga menjaga kota yang diridhoi Allah SWT.

Sementara itu dalam sambutannya, Wakil Walikota Bekasi Dr Tri Adhianto mengatakan kegiatan maulid nabi Muhammad membawa hikmah bagi warga Kota Bekasi dalam kehidupan bermasyarakay.  Karena ia mengatakan, Warga Kota Bekasi dinilai paling toleran dari 500 kota/kabupaten se-Indonesia.

"Ini yang harus terus kita jaga. Seperti menjaga sikap saling toleransi terhadap sesama walaupun berlainan agama sebagaimana yang dicontohkan nabi Muhammad SAW," ucap Tri Adhianto.

Tri menceritakan keteladanan Nabi Muhammad dalam satu kasus.  Diriwayatkan, saat nabi hendak dibunuh namun gagal dan pelaku tertangkap. Perlakuan nabi terhadap pelaku ini sangat baik dan para sahabat heran, bahkan pelaku sempat diberi makan. Setelahnya nabi pun  memerintahkan untuk dilepaskan.  Diriwayatkan juga disebutkan pelaku akhirnya memutuskan masuk agama Islam tanpa paksaan.

"Ini hanya satu contoh dari banyak keteladanan beliau," kata Tri. Lanjut dia, dalam menjaga kemaslahatan umat, Kota Bekasi akan menerapkan koperasi berbasis masjid untuk pengembangan wirausaha berbasis syariah. Karena menurutnya dua poin penting kesejahteraan umat yakni di bidang pendidikan dan ekonomi.

Dari sektor perkoperasian berbasis masjid ini Pemerintah berencana menggulirkan bantuan senilai Rp 20 juta untuk keperluan membangun  koperasi di tiap masjid se-Kota Bekasi.

"Sejalan dengan program Pemprov Jabar, koperasi masjid menjadi pusat kegiatan masyarakat di wilayah. Selain menjadi tempat beribadah juga dilakukan kegiatan lainnya untuk kemaslahatan umat," kata Tri. (goeng)

Editor : Saiful
Diberdayakan oleh Blogger.