Header Ads

Rohit Chand Masuk Nominasi Pemain Terbaik liga 1 2018



POSPUBLIKNEWS.COM- Gelandang Persija Jakarta, Rohit Chand, tak kaget bisa jadi salah satu nominasi pemain terbaik Liga 1 2018. Ia menjadi salah satu nomine, dari total tiga nominasi tahun ini.

Rohit Chand bersaing dengan David da Silva dan Wiljan Pluim untuk memperebutkan titel pemain terbaik Liga 1 musim ini.

Ketika ditanyai soal ini, ia tidak menyangka mengingat banyak pemain selain dirinya yang masih layak untuk masuk dalam nominasi tersebut. Meski begitu ia tidak bisa menyembunyikan kesenangannya karena bisa terpilih.

“Banyak pemain bagus di Liga 1, jadi saya cukup kaget. Senang rasanya masuk ke dalam nominasi tersebut, sebuah penghormatan bagi saya,” ungkap pemain berusia 26 tahun itu, Jumat (7/12).

“Saya tidak mengharapkan penghargaan ini sebelumnya, saya terkejut ketika lihat para calon nominasinya. Mereka semua bagus, dan saya yakin semua orang tahu kualitas mereka,” imbuhnya.

Lebih lanjut terkait dirinya dapat atau tidak mengenai penghargaan ini, pemain asal Nepal ini memilih nothing to lose. “Sejujurnya, saya tidak begitu optimistis bisa jadi pemain terbaik musim ini. Jika saya dapat penghargaan tersebut, itu akan bagus bagi saya. Jika tidak, saya pikir bukan masalah,” tambahnya

Apalagi ada yang lebih penting dimenangkan yakni juara liga. Persija wajib menang atas Mitra Kukar pada laga yang berlangsung Minggu (9/12) besok.

“Saya harap kami bisa menampilkan pertandingan yang bagus, dan tentu saja kami harus memenangkan ini,” ungkapnya.

 Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra berharap para pemain Macan Kemayoran bisa lebih fokus saat bertanding melawan Mitra Kukar pada pekan pamungkas GO-JEK Liga 1 2018. Laga akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 9 Desember 2018.

Tidak hanya itu pelatih asal Brasil tersebut enggan menganggap remeh. Justru, kondisi ini bisa jadi bumerang bagi para pemain Macan Kemayoran jika lengah atau bahkan meremehkan.

“Kami harus latihan dengan serius dan konsentrasi di latihan. Kami tahu Mitra butuh poin, mereka tentu tidak boleh kalah. Ini yang selalu bahaya ketika menghadapi tim seperti ini,” kata pria yang akrab disapa Teco.

Lebih lanjut, mantan pelatih fisik Persebaya Surabaya ini mengaku anak asuhnya tidak mengalami tekanan yang besar jelang laga ini. Justru sebaliknya Ismed Sofyan dkk merasa enjoy mengingat laga sendiri akan berlangsung di SUGBK dan dipastikan akan mendapatkan dukungan penuh dari Jakmania.

“Tida ada tekanan, saat main dekat dengan suporter kami main bagus termasuk di afc dan hasilnya bagus ketika kerja keras mungkin pihak lawan justru yang bisa ambil manfaatnya. Apalagi main di GBK membuat kami bersemangat,” ujarnya.(PR-sera21)****
Diberdayakan oleh Blogger.