Header Ads

Deklarasi Anti Hoax dan Radikalisme Wilayah Kecamatan Rawalumbu, Mustika Jaya dan Bantargebang

Walikota Bekasi,Kapolres Metro Bekasi, Dandim 0507 Bekasi berserta Tokoh agama perwakilan wilayah Kecamatan yang hadir mendeklarasikan  Anti Hoax dan Radikalisme di Gedung Kesenian Bojong Menteng, Rawalumbu

POSPUBLIK.NEWS.COM
Walikota Bekasi, Rahmat Effendi bersama Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, Dandim 0507 Bekasi, Letkol Arm. Abdi Irawan beserta tokoh agama perwilayah Kecamatan yang hadir mendeklarasikan  Anti Hoax dan Radikalisme di Gedung Kesenian Bojong Menteng, Rawalumbu.Selasa (28/1/19)


Mengangkat tema "Dalam Rangka Peningkatan Fungsi Masjid untuk Menjadi Sarana Ibadah Bukan Tempat untuk Pemyebaran Informasi Hoax dan Sifat Radikalisme" Tema tersebut serentak digaungkan oleh semua kecamatan.


Acara Deklarasi anti Hoax dan Sifat Radikalisme telah dihadirkan Kepala Kesbangpol, Camat dan lurah dari tiga kecamatan, Danramil, Kapolsek, Kabag Kesos, Ketua FKUB Kota Bekasi, kepala Kemenag Kota Bekasi, perwakilan dari MUI, DMI, NU, Muhammadiyah, DKM, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ketua Dewan Dakwah serta undangan lainnya, Pembacaan deklarasi dipimpin oleh Ketua DMI Kota Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi Kota mengawali sambutan yang mengatakan kita berperang melawan hoax, hoax adalah berita bohong, dijelaskan pula bahwa ciri-ciri hoax salah satunya adalah apabila kita membaca berita, kita jadi benci terhadap seseorang, apabila seperti itu lebih baik kita klarifikasi ke Polres atau Kodim.

"Saya sangat apresiasi dengan adanya deklrasi hoax ini, kita aplikasikan realisasinya kedepan, dimulai dari diri sendiri dengan tidak membuat berita bohong yang kemudian di sebar. Apabila menemukan penyebaran hoax segera laporkan ke bagian kami" tegas Kapolres.

Dalam sambutan Dandim 0507 Bekasi, juga sama hal nya dengan bahaya dari penyebaran berita hoax dan bahaya radikalisme, sama hal nya dengan Kapolres, Dandim menyampaikan mengenai laporan laolporan yang jika.ada terjadi seperti yang dipaparkan Kapolres segera di laporkan, agar tidak terjadi simpang siur di warga Kota Bekasi yang bisa meresahkan.

Sambutan yang terakhir oleh walikota Bekasi Dr. Rahmat Effendi, "dirangakaian kegiatan deklarasi anti hoax di kota Bekasi, kegiatan yang rasanya untuk memberikan pengalaman, kenapa ini harus kita lakukan, karena kota ini sangat heterogen, multietnik, maka harus diberikan kepahaman yang sama, saya bangga dari hati yang sangat dalam, bahwa pada hari ini kapolres dan dandim selalu bersama-sama dengan kepala daerah bekerja sama dalam hal penegakan hukum dan hal yang lainnya. Silaturahmi kita jalanin terus komunikasi jalan terus supaya kita terjalin kebersamaan yang sangat erat." Jelas Rahmat Effendi.(*)


Editor: Saiful
Diberdayakan oleh Blogger.