Header Ads

Kecamatan Bekasi Timur Gelar Musrenbang Banyak Usulan Khususnya Untuk Sarana Infrastruktur Mengatasi Banjir Dominasi Musrenbang

Musrenbang Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi
POSPUBLIK.NEWS.COM
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dilaksanakan dengan tema Peningkatan Ketersediaan Prasarana dan Sarana Kota Yang Berbasis Digital Dalam Rangka Mewujudkan Visi Kota Bekasi Cerdas, Kreatif, Maju, Sejahtera dan Ihsan.


Musrembang tersebut dihadiri oleh  Camat Bekasi Timur, Gutus Hermawan, Sekcam Bekasi Timur, Danramil 0703 Teluk Pucung Bekasi Utara, Kapolsek Bekasi Timur,  FKRW, LPM, BKM, Karang Taruna, dan para Lurah sebagai Kecamatan Bekasi Timur, UPTD, serta utusan SKPD terkait dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan Bekasi Timur yang di gelar di Aula Balai Latihan Kerja ( BLK) Bekasi Timur. Rabu (12/02/19)


“ Musrembang ini dilakukan untuk menetapkan usulan masyarakat yang akan dijalankan ditahun 2020 mendatang,” kata Camat Bekasi Timur, Gutus Hermawan. Rabu (12/02/19).


Dalam Musrenbang juga Camat Bekasi Timur, Mengatakan, terkait dengan adanya becakayu, untuk wilayah Margahayu Rw 04, sudah fik namun untuk seksi A2 belum terealisasi masih dalam proses pengkajian , " insa Allah secepatnya akan terlaksana untuk mengatasi kemacetan yang ada di Kota Bekasi."

Terkait usulan tahun lalu yang belum terealisasi,  pada tahun ini telah diusulkan kembali.

“Selain itu usulan di sektor infrastruktur juga cukup mendominasi pada tahun ini, saya berharap usulan di tahun sebelumnya yang belum terealisasi agar di tahun ini dapat, bahkan hampir setiap kelurahan mengusulkan peningkatan infrastruktur seperti peningkatan drainase,  rutilahu, jalan lingkungan dan fasilitas kesehatan.” ucapnya.

Pihaknya juga mengatakan, pembinaan UMKM dan Bank sampah juga menjadi program prioritas diwilayahnya. Usulan juga sudah masuk dalam perencanaan.

Lanjutnya mengatakan, Musrembang ini wajib dilaksanakan tiap tahunnya. Tentu dengan melalui beberapa tahapan, di mulai dari tingkat RT-RW, Kelurahan, Kecamatan, Kota, sampai pada tingkat Provinsi dan setelahnya di kirim ke Pusat.

“Dari anggaran tersebut, itulah yang akan dihitung oleh pemerintah pusat dan menjadi dasar pengalokasian anggaran di daerah,” kata  Gugus

Menurutnya, musrembang ini sudah baik serta sudah sesuai dengan RPJMD (Rancangan Pembangunan Menengah Daerah ).

“Jadi apa yang telah dilalui dengan tahapan musrembang yang di lakukan, semua otomatis akan ter-update jadi kita juga berharap agar ini dapat diwujudkan ,” tutupnya (*)

Editor: Saiful
Diberdayakan oleh Blogger.