Header Ads

Berbincang Santai Wali Kota Bekasi dengan Warga RW 17 Kelurahan Jakasampurna Bekasi Barat


POSPUBLIK.NEWS.COM
Akhir pekan kegiatan Wali Kota Bekasi selepas Car Free Day dan menjadi saksi nikah warga, Walikota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi dengan sapaan akrab Bang Pepen lanjut menghadiri acara bincang santai bersama warga Kelurahan RW 17 Kelurahan Jakasampurna, juga dihadiri Anggota DPRD Kota Bekasi, Ariyanto, Kapolsek Bekasi Barat Nurhadi, Camat Bekasi Barat, M. Bunyamin S.Sos M.Si, Lurah Jakasampurna, Nurdin S.Sos, ketua RW 17 Sri Waluyo, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta tamu undangan lainnya. Acara tersebut berlokasi di lapangan kantor RW 17 Kelurahan Jakasampurna Kecamatan Bekasi Barat. Minggu  (24/03/19)


Diawali dengan Sambutan Ketua RW 17 yang ucapkan selamat datang buat Wali Kota pada akhir pekan ini merasa sangat bangga di RW ini, ia juga mengharapkan dengan kedatangannya agar bisa mengkoordinasikan pengelolaan taman di sekitar Sekretariat RW agar bisa dikelola dengan baik dengan suport dari Pemerintah Kota Bekasi.

Berikut sambutan Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS, Ariyanto, yang  juga ucapkan terimakasih buat para warga rw 17 yang telah mengundang serta Walikota Bekasi beserta jajarannya yang telah membantu saya dalam merealisasikan usulan-usulan yang selama ini sudah dinikmati oleh warga, dan semoga hingga bulan aguatus nanti sebelum saya selesai menjadi anggota DPRD Kota Bekasi saya akan berusaha bekerja sebaik-baiknya untuk warga rw 17, dengan upaya di akhir masa periode saya yang menyelesaikan tugasnya untuk masyarakat

"Tugas saya sampai dengan akhir Bulan Agustus 2019, saya akan terus bantu program Pemerintah Kota Bekasi dari segi apapun, hingga nanti kembali menjadi warga biasa akan terus ikut dalam pencapaian untuk sukseskan Visi Kota Bekasi 5 tahun mendatang" ucap Ariyanto.

Wali Kota Bekasi, menyampaikan banyak orang bilang Kota Bekasi ini macet, itu menandakan laju pertumbuhan ekonominya yang tinggi, di Kota Bekasi juga beragam, maka dari itu kita harus saling menghormati, jangan membedakan warna kulit, agama dan ras, selagi itu masih ber KTP kota Bekasi berarti itu warga negara Indonesia, jangan saling membenci dan jangan saling mencaci, jangan sampai NKRI ini terpecah belah, NKRI dan Pancasila harus ada di dalam hati.

Rencananya akan ada program karya bhakti yang dikelola oleh pemerintah Kota Bekasi bersama TNI dan warga sehingga nantinya tidak ada uang yang terbuang percuma dan pembangunan pun akan maksimal. Dan juga nanti akan ada pamor di tiap RW sehingga semua pelayanan dapat dibantu melalui para pamor, warga tidak perlu ke kantor pemerintahan, nanti yang ambil dan antar adalah pamor, jadi warga hanya perlu sabar dan menunggu di rumah.

"Sistemnya antar berkas lalu diantar oleh Pamor, sehingga warga tidak udah lagi menunggu berhari hari, hanya tinggal duduk diam.dan akan diantarkan kerumah masing masing sesuai alamat, ini adalah bentuk sinergitas untuk memudahkan pelayana  di Kota Bekasi" papar Rahmat Effendi.

Ditegaskan juga kepada Lurah juga harus setiap hari berkeliling ke warga-warganya sehingga nantinya warga merasa di ayomi dan lurah jadi dekat dengan warga, camat juga harus turun juga ke kelurahan-kelurahan, dan saya juga akan turun ke kecamatan-kelurahan dan ke warga, untuk mengontorl tiap permasalahan yang ada di warga nya, jangan hanya di balik meja dan dikantor, kita harus terjun ke lapangan.

Kota ini heterogen, kota ini sangat plural, mendapatkan kota harmonis, kota layak ham dan kota nomor 6 yang toleran se Indonesia, mampu membuat aman damai dan tentram, sehingga banyak investasi masuk dan perekonomian terus naik, tentunya warga juga semakin sejahtera dan maju, dan nantinya klo investasi masuk pasti ada lowongan pekerjaan, ada pajak yang masuk, ada hiburan rakyatnya, sehingga warga juga dapat menikmati apa yang ada di Kota Bekasi. Terakhir nanti hari senin lapangan dan taman di RW 17 ini akan diukur lalu di sket untuk diajukan dalam pembangunan.(*)

Editor  : Saiful 

Diberdayakan oleh Blogger.