Header Ads

DPRD Kabupaten Klungkung konsultasi Program Pemberdayaan Perempuan di Kota Bekasi


POSPUBLIK.NEWS.COM
Pemerintah Kota Bekasi menerima Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Klungkung terkait Peran Pemerintah dalam memberdayakan Kaum Perempuan dalam peningkatan Perekonomian Masyarakat di ruang Press room, Senin (13/3/2019)


Sekretaris Komisi I DPRD Sekaligus Ketua Rombongan, I Made Jana mengatakan terima kasih atas penerimaan kunjungan kerja dan menjelaskan mengenai Kabupaten Klungkung
" Saya mewakili rombongan DPRD mengucapkan terima kasih atas penerimaan kunjungan kerja yg luar biasa , Sebelumnya saya ingin menceritakan sedikit mengenai
Kabupaten Klungkung "

Kabupaten Klungkung Prov. Bali Memiliki APBD 1.1 Trilyun dan APBD 160 milyar, memiliki jumlah penduduk 224.000 jiwa
" Kami memiliki luas wilayah lebih besar daripada kota Bekasi yaitu 330 Km², terdiri dari beberapa pulau inti dan masih memiliki beberapa pulau yg tidak berpenghuni " ujarnya

I Made Jana menjelaskan maksud kedatangannya untuk bertukar pikiran terkait program - program yg sudah dilakukan pemerintah Kota Bekasi dalam memajukan kaum perempuan
" Kami ingin mengetahui beberapa terobosan program yg telah dilakukan oleh Perempuan yg ada di Kota Bekasi agar bisa diterapkan di Kab. Klungkung untuk memajukan perempuan di sana " tutupnya.

Selanjutnya sambutan yang diberikan Oleh Pemkot Bekasi diwakili oleh Kabid. Pengarusutamaan Gender DPPPA, Tetet Haryati bersama Kabid. Pencegahan Kekerasan Mien Aminah.

Tetet mengatakan selamat datang kepada rombongan DPRD Kabupaten Klungkung di Kota Bekasi sekaligus menjelaskan struktur DPPPA Kota Bekasi
" Selamat datang kepada para anggota dewan yg terhormat di Kota Bekasi, untuk DPPPA Kota Bekasi terdiri dari 3 Kepala Bidang, 1 Sekretaris, dan 1 Kepala Dinas"

" Tingkat perceraian di Kota Bekasi lebih tinggi dikarenakan oleh alasan ekonomi, salah satu program Jabar untuk menangani hal tersebut ada program sekoper cinta yaitu sekolah perempuan mencapai impian dan cita-cita"

Program tersebut harus diadopsi kan oleh setiap kabupaten dan kota untuk menjadi prioritas utama beliau menambahkan kerja sama antara DPRD Kota Bekasi berjalan cukup baik dikarenakan Perda kota layak anak dan perda ketahanan keluarga merupakan hasil buah pikir para anggota dewan yg terhormat.

" DPPPA Kota Bekasi bersinergi dengan beberapa pilar untuk mengadakan program pelatihan juga seperti pelatihan menjahit, menggunting rambut, hingga membuat kue untuk memajukan perempuan yg ada di Kota Bekasi" tambahnya

Sebelum menutup sambutan, Mien Aminah menambahkan bahwa saat ini para perempuan harus lebih berperan dalam pembangunan , selain menopang keluarganya harus juga bisa mendidik anak-anaknya menjadi generasi penerus.

Acara dilanjutkan dengan dialog interaktif, Foto Bersama, dan tukar menukar cinderamata antara pemerintah Kota Bekasi dengan DPRD Kabupaten Klungkung Provinsi Bali.(*)

Editor :  Saiful

Diberdayakan oleh Blogger.