Header Ads

Wali Kota Bekasi Buka Musrembang RKPD Tingkat Kota


POSPUBLIK.NEWS.COM
Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bekasi Tahun 2020 Tingkat Kota Bekasi, hadir perwakilan dari Gubernur Jawa Barat, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Barat, Muhammad Solikhin yang mewakilan Gubernur Jawa Barat.   Bertempat di Gedung Al Muhajirin, Bekasi Timur, Rabu (13/03/19)


Hadir juga dalam acara tersebut Wakil Walikota Bekasi, Dr. Tri Adhianto Tjahyono, Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Hj Reny Hendrawati, Kepala Badan Perencanaan Daerah Kota Bekasi, Dinar F Badar, Kapolres Metro Bekasi Kota, Dandimd0507/BKS, para SKPD, Camat dan Lurah se Kota Bekasi, Pimpinan Universitas, Pimpinan BUMD Kota Bekasi, Tokoh Masyarakat Kota Bekasi.

M. Solikhin, Kepala Badan Pengembangan SDM Provinsi Jawa Barat menerangkan mengenai proses perencanaan baru yang berada di Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan M. Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat dan Uu Rizhanul Ulum, Wakil Gubernur Jawa Barat, ia menjelaskan cara baru dari Bappeda Provinsi Jawa Barat ialah kolaborasi kepepentingan pemangku, penerapam dynamic governance, sinkronisasi aplikasi dan interkoneksi data, kolaborasi pendanaan pembangunan dan pengembangan spasial dan a-spasial di 6 wilayah pengembangan.

Dari Bappeda Provinsi Jawa Barat juga menjelaskan prioritas pembangunan untuk Kota dan Kabupaten se Provinsi Jawa Barat diantaranya akses pendidikan untuk semua warga, desentrelisasi kebutuhan kesehatan, pertumbuhan ekonomi umat berbasis inovasi,

Pengembangan destinasi dan infrastruktur pariwisata, pendidikan agama dan tempat ibadah.

Selanjutnya, sambutan Walikota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi mengatakan esensinya dari kegiatan Musrembang yakni bermusyawarah dari tingkat bawah, sebagai perencanaan pembangunan dan untuk mewujudkan visi misi Kota Bekasi. Menurutnya walaupun Kota Bekasi hanya terdiri dari 12 Kecamatan namun karakteristik Kota Bekasi berbeda, dan masyarakat Kota Bekasi menginginkan perhatian lebih dari Gubernur Jawa Barat.

" Esensi dari kegiatan hari ini yakni bermusyawarah dari tingkat bawah, dari masyarakat kita.  Untuk membangun sebuah daerah tidak bisa disama ratakan, Kota Bekasi sangat luar biasa,  masyarakat Kota Bekasi inginkan perhatian lebih dari Gubernur Jawa Barat agar pendidikan gratis 12 tahun di Kota Bekasi dapat terwujud, jangan lagi  Kota ini dipandang sebelah mata," ujar Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi.

Lanjut Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi juga mengatakan mengatakan Rencana, berada pada tahapan Rencana Pembangunan Jangka Panjang. Memperkuat struktur perekonomian kota yang semakin kokoh dan kompetitif guna peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian. Para ASN harus memiliki pola pikir yang think out of the box, memiliki pola pikir yang inovatif yang bisa membawa kemajuan bagi Kota Bekasi.

" Rencana Pembangunan, berada pada tahapan Rencana Pembangunan Jangka Panjang. Memperkuat struktur perekonomian kota yang semakin kokoh dan kompetitif guna peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian. Para ASN harus memiliki pola pikir yang think out of the box, yang bisa membawa kemajuan bagi Kota Bekasi," kata Walikota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi.

Diakhir sambutannya, Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi berpesan OPD harus bisa menyelesaikan skala prioritas dan jangan sampai ada program yang tidak berjalan dengan baik. OPD harus bisa berinovasi dan kreatif, untuk terus menggali potensi - potensi PAD yang ada.

" Tugas OPD harus bisa selesaikan skala prioritas, jangan ada lagi program yang tidak berjalan dalam hal ini mangkrak. OPD juga harus terus berinovasi dan kreatif untuk terus menggali potensi- potensi PAD yang ada," tutupnya.(*)

Editor :  Saiful 
Diberdayakan oleh Blogger.