Header Ads

Pencetakan EKTP Lama, Wali Kota Bekasi Sidak Kecamatan Bekasi Barat

Walikota Bekasi Dr.Rahmat Effendi saat mengecek pembuatan E- KTP di operator Kecamatan Bekasi Barat 

POSPUBLIK.NEWS.COM
Dapati laporan warga melalui media sosial terkait pencetakan E-KTP yang lama belum jadi untuk warga Kecamatan Bekasi Barat, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi langsung sigap ke Kecamatan Bekasi Barat untuk melihat pelayanan yang ada di sana, bersama Kepala Dinas Tata Ruang, Drs. Junaedi dan didampingi Camat Bekasi Barat, M. Bunyamin Sekretaris Kecamatan Bekasi Barat, Diani. Kamis ( 04-4/19)


Dalam pemantauannya, Wali Kota langsung masuk ke dalam pelayanan bagian pencetakan EKTP, di dalam Wali Kota langsung menemuni warga yang melapor untuk memriksa data dsta yang di bawa, dan kebetulan persyaratannya lengkap, alhasil Wali Kota sempat menanyakan kepada petugas Kecamatan, kendala apa yang harus di tahan tahan proses pencetakan EKTP nya, dalam beberapa menit EKTP Bapak Sukama warga Kelurahan Kranji Kecamatam Bekasi Barat langsung jadi dalam waktu 2 menit.

Bapak Sukama yang asli dari Cirebon ini telah memiliki surat pindah dari Kota Asal nya, dan ia tinggal kini di Kelurahan Kranji RT 05/10, dengan kedatanagan Wali Kota sempat membantu dan mengucapkan terima kasih atas perhatiannya, baginya, jika urus sendiri bisa memakan waktu lama meskipun pelayanan sudah di atur singkat.

Usai sidak pelayanan, Wali Kota memanggil para Kepala Seksi di Kecamatan Bekasi Barat dan adakan rapat dadakan di ruang Camat, beliau mengatakan tidak ingin melihat lagi proses pelayanan warga dipersulit ataupun bertele tele, jika memang data sudah lengkap ajuakn si warga tersebut dan suruh pulang, nanti akan diantarkan oleh Pamor wilayah yang ditugaskan, ini harus efisien, warga sekarang di nomor satukan, karena ia membayar pajak dan masuk anggaran pajak untuk Kota Bekasi juga.

"Warga datang ajukan, pamor yang antarkan ke rumah masing masing, jangan ada minta kas untuk ini itu, jika warga yang kasih itu tidak masalah, asal jangan mematok harga sekian, jika di kasih makan ya makan, uang bensin ambil, sekali lagi jangan di patok harga" tegas Rahmat Effendi.

Proses pelayanan warga di Kota Bekasi merupakan yang utama, dirinya juga mengungkapkan bahwa hasil bayar pajak itu bisa membantu pembangunan infrastruktur di Kota Bekasi, bahkan bisa membayar gaji para pegawai, untuk itu layani kebutuhan warga tidak perlu di persulit.

Saat berjalan ke arah pelayanan kembali, Wali Kota Bekasi menelpon Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Taufik Rachman, meminta agar Setiap per jam sekali langsung acc dari Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, setelah di acc untuk pencetakan Kartu Keluarga, disetiap Kecamatan yang mengajukan bia langsung naik cetak setiap jam nya, waktunya bisa dari setengah 9 pagi hingga setengah 4 sore, jadi pelayanan tetap berjalan tidak bertele tele.

Juga meminta agar setiap pelayanan EKTP setelah perekaman langsung dikirim ke mendagri, kurang lebih satu jam langsung bisa cetak kalau data tersebut sudah di acc sama mendagri, jelasnya. (*)

Editor : Saiful
Diberdayakan oleh Blogger.