Header Ads

Tokoh Masyarakat Ciketing Udik Bantar Gebang, Tidak Sama Sekali Di Libatkan Pemilihan LPM

Drs.Ec.Warnadi Tokoh Masyarakt Kelurahan Ciketingudik

POSPUBLIK.NEWS.COM
Kota Bekasi-Proses Pemilihan LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantar Gebang, diduga tidak transparan. Pasalnya Tokoh Masyarakat Kelurahan Ciketing Udik Drs. Ec. Warnadi tidak sama sekali dilibatkan dalam proses pemilihan LPM.


Drs.Ec. Warnadi Tokoh Masyarakt Kelurahan Ciketingudik, saat ditemui di kediamannya RT 1 RW 03,  menyatakan, waktu rapat pembentukan panitia saya datang ke kantor kelurahan Ciketing Udik walau tidak mendapatkan surat undangan resmi dari lurah Ciketing Udik.

Begitu mau masuk ruangan rapat disuruh tandatangan daftar hadir terlebih dahulu oleh penjaga ruang rapat. Dan saya melihat tidak ada nama saya di daftar hadir tesebut. Jadi saya tidak masuk karena saya melihat di daftar hadir hanya tertera nama - nama yang mendapatkan undangan resmi untuk mengikuti rapat pembentukam panitia pemilihan LPM, tidak termasuk saya.

Dengan kejadian di awal pembentukan panitia pemilihan LPM tesebut, sebetulnya saya sudah tidak mau tahu lagi tentang pemilihan LPM di Kelurahan Ciketingudik, tuturnya.

Menurut Warnadi,  dalam Perda nomor 10 tahun 2015 tentang pedoman pembentukan LPM, memang tokoh masyarakat harus dilibatkan dalam proses pemilihan LPM. Saya juga sebenarnya tidak merasa sebagai tokoh masyarakat, hanya masyarakat saja yang menilai dan mengatakan saya sebagai tokoh.

Ia menambahkan yang di sebut tokoh masyarakat (formal - red) menurut saya yang punya legilitas, seperti Ketua RT yang mempunyai SK. Karena Ketua RT pemimpin masyarakat di lingkungannya dan yang di pilih langsung oleh masyarakat. Kalau saya tidak punya legilitas yang jelas (tdak memiliki SK - red),

jadi kurang pas  kalau masyarakat menyebut saya sebagai tokoh. Mungkin maksud mereka tokoh masyarakat nonformal, tandasnya.(suhadi/uci )

Editor : Saiful


Diberdayakan oleh Blogger.