Header Ads

Bencana Angin Puting Beliung Terjang Rumah warga RW 01 sampai RW 08 Harapan Baru Mengakibatkan Rumah Rusak



Kerusakan rumah akibat Bencana angin puting beliung dilingkungan RW 01 Dan RW 08 Kelurahan Harapan Baru Kecamatan Bekasi Utara Kota Bekasi

POSPUBLIK.NEWS.COM
Kota Bekasi- Paskah Bencana angin puting beliung telah menimpa puluhan Rumah warga rusak ringan dan rusak berat akibat diterjang angin puting beliung pada hujan malam kamis, yang telah menerjang rumah warga dilingkungan RW 01 sampai RW 08 Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara. Kamis (07/11/2019). Malam


Bencana Angin puting beliung menerjang lingkungan RW 01 RW 08 di kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, dilingkungan RW 01 sampai RW 08 kelurahan Harapan Baru, yang diterjang bencana angin puting beliung sehingga , mengakibatkan rumah rusak ringan dan rusak berat, bahkan ada pohon yang tumbang Dan dahan pohon yang patah .


Kejadian bencana angin puting beliung itu menyebabkan kurang lebih puluhan rumah warga rusak ringan Dan rusak berat, namun tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut.
"Kejadiannya malam kamis pukul 19.00 WIB. Sekitar  kurang lebih puluhan rumah warga yang nglingkap (lepas) gentingnya, atau atap Dan juga Ada yang tertimpa kerubuhan dahan pohon " kata Lurah Harapan Baru , Angga Bani.


Paska bencana Angin puting beliung yang menerjang  lingkungan RW 01 Dan RW 08 di Wilayah kelurahan Harapan Baru itu berlangsung cukup lama."Itu kejadian alam, karena saat ini memang sudah mulai musin hujan ," ujar Angga Bani.

Pasca-kejadian bencana Angin puting beliung, itu warga  dilingkungan banyak yang rumahnya rusak ringan Dan berat, Bahkan banyak pohon yang tumbang Dan juga dahan pohon banyak yang patah, Dan tumbang, sehinga mengakibatkan menimpa rumah warga. " Bahkan banyak atap rumah mereka yang terbang karena terkena angin puting beliung".

"Warga saat ini gotong royong dan kerja bakti memperbaiki rumah mereka yang rusak ringan terkena terjangan angin," ujar Lurah Harapan Baru , Angga Bani.

Camat Bekasi Utara, H.Lukman Hakim bersama Lurah Harapan Baru Angga Bani saat meninjau lansung pada malam paskah bencana angin puting beliung yang berakibat telah terjadi kerusakan rumah warga

Paska terjadinya bencana angin puting beliung, Lurah Harapan Baru, Angga Bani, mengatakan, dengan Ada bencana paska angin puting beliung, Pihak nya telah melakukan pendataan ulang rumah warga yang telah kena paska musibah angin puting beliung.

Camat Bekasi Utara, H.Lukman Hakim Dan Lurah Harapan Baru Angga Bani saat melihat pohon yang rindang Dan tinggi yang sedang dilakukan pemangkasan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup ( LH) Kota Bekasi

Dan juga telah melakukan pemotong dahan pohon  yang telah rubuh atau tumbang yang berada dilingkungan Rw 01 Dan RW 08, yang berkerjasama dengan pengurus RT Dan RW, serta Pihak Dinas LH, Dinas pertaman Dan pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi. 

Bahkan Pihak kelurahan Harapan Baru, Bekasi Utara, dengan Hasil pendataan paska bencana angin puting beliung akan membuat laporan Hasil pendataan bagi rumah warga yang terkena paska bencana angin puting beliung, dengan melaporkan secara rinci data korban yang kena musibah  paska bencana angin puting beliung yang terjadi dilingkungan RW 01 Dan RW 08 Kelurahan Harapan Baru Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Dalam hal memasuki musin hujan ini Pihak kelurahan, khususnya Lurah Harapan Baru,Angga Bani, memohon kiranya bagi Dinas terkait yaitu bidang pertaman untuk kiranya Sepanjang jalan Perjuangan yang mana pohon- pohon dipinggir jalan sudah saat tinggi dan terlihat rindang kiranya agar dilakukan pemangkasan dahan pohon tersebut guna untuk menjaga seiring sering terjadinya patah dahan pohon, apa lagi pada musin penghujan yang dibarengi angin puting beliung, mengkwatirkan akan terjadi kerobahan pohon Serta patah dahan pohon yang nantinya akan dikwatirkan menyebabkan musibah dapat menimpa Pengguna jalan disepanjang jalan Perjuangan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara Kota Bekasi. (Red)


Editor : Saiful



Diberdayakan oleh Blogger.