Header Ads

Peran Dan Tupoksi BPD Dalam Melaksanakan Kebijakan Desa.

Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat

POSPUBLIK.NEWS.COM
Kab Bekasi.-Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, pada hari senin (23/12/19) melaksanakan kegiatan tahunan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) di daerah Cirata Purwakarta.

Dalam kegiatan tersebut hadir Tenaga Ahli Kabupaten Bekasi untuk Desa, Wawan didampingi oleh Azid sebagai Pendamping Desa Karang Asih sekaligus narasumber. Melalui tema  Peran Dan Tupoksi BPD Dalam Melaksanakan Kebijakan Desa, Wawan berharap BPD Karang Asih bisa bersinergitas dengan Pemerintahan Desa untuk membangun Desa Karang Asih.

Menurut Wawan, Pemerintahan Desa dan BPD adalah satu ikatan yang tidak bisa dilepas. Yang artinya, baiknya Pemdes itu baiknya BPD juga dan begitu pula sebalinya.

"Kunci sukses dan keberhasilan pemerintahan desa itu simpel yakni keduanya saling bersinergi dan bekerjasama. Saya yakin itu akan mudah, bisa dibuktikan," jelasnya.

Sambung Wawan, tidak sedikit desa yang tidak harmonis dengan BPD sehingga timbul permasalahan yang seharusnya tidak perlu terjadi hanya karena kurangnya komunikasi dan sinergitas antara keduanya.

"Di daerah lainpun banyak terjadi masalah yang berlarut larut di desa hanya karena kurang bahkan tidak ada komunikasi antara Pemdes dengan BPD sehingga menjadi masalah. Saya harap di Kabupaten Bekasi tidak ada hal seperti itu," harapnya.

Wawan sendiri mengapresiasi perubahan yang terjadi di Kabupaten Bekasi seperti saat ini sudah dirutinkan pelaksanaan Bimtek untuk Pemerintahan Desa maupun BPD sehingga melalui Bimtek tersebut diharapkan masing-masing bisa memahami tupoksi maupun tanggungjawabnya.

"Siapa bilang BPD tidak ada kerjaanya, baca Permendagri nomor 110 tahun 2016, tupoksi BPD itu banyak bahkan dalam satu tahun kalender kerja BPD full kerjaannya. Jadi jangan dibilang BPD cuma makan gaji buta," terangnya.

Wawan menjelaskan, BPD adalah lembaga yang menyetujui atau membuat aturan seperti Peraturan Desa (Perdes) dalam mendukung program kepala desa atau pemerintahan desa selama 6 tahun kedepan.

Hal senada dikatakan Azid, Pendamping Desa Karang Asih bahwasanya BPD memiliki peran penting dalam membantu dan membangun pemerintahan desa.

"Pemerintahan desa yang baik, kuat dan hebat pasti disitu ada BPD yang luar biasa. Untuk itu perlu sekali sinergitas antara Pemdes dan BPD untuk menjalin komunikasi demi pembangunan Desa yang baik," tegasnya.

Ketua BPD Karang Asih, Gilang Bayu Nugraha berharap melalui Bimtek yang diberikan oleh Tenaga Ahli (TA) dan Pendamping Desa (PD) bisa menjadi pengetahuan dalam menjalani tupoksi BPD untuk membangun Desa yang lebih maju dan lebih baik lagi.

"Saya yakin teman-teman sudah memahami tupoksinya, hanya saja Bintek kali ini para narasumber banyak memberikan informasi dan perkembangan seperti apa tentang desa maupun BPD," ucapnya.

Lelaki yang berlatar belakang sebagai wartawan itu mengaku mendapatkan informasi baru bahwasannya di Tahun 2020 anggara negara atau APBN langsung turun ke rekening desa, artinya BPD harus lebih ekstra dan berperan aktif melakukan tupoksinya sebagai pengawas penggunaan dana desa di pemerintahan desa.

"Alhamdulilah untuk Karang Asih saat ini komunikasi kami sangat baik dan bisa bersinergi dengan baik, itu bukan sekedar ucapan tapi dibuktikan oleh lurah kami. Kedepan hal ini akan kami tingkatkan lagi," pungkasnya.

Beliau juga mengatakan pada Tahun 2020 BPD akan melakukan Bimtek bersama Pemdes untuk menyamakan persepsi dan juga tujuan serta mengetahui tupoksi maupun tanggungjawab masing-masing.

"Bimtek bersama tujuan utamanya mempererat hubungan kami antara BPD dengan  Pemdes dan insya Allah itu akan terlaksana di tahun depan," tegasnya.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengapresiasi BPD yang melaksanakan Bimtek di Tahun 2019 ini. Menurut Bupati Eka Supria Atmaja, pemahaman dan pengetahuan untuk tupoksi di setiap lembaga atau posisi memang sangat perlu dan itu ada dalam Bimtek, artinya manfaatkan Bimtek tersebut dengan sebaik-baiknya.

"Saya apresiasi terhadal BPD Karang Asih yang telah melaksanakan Bimtek dengan tujuan memahami tupoksinya. Karena sangat benar bahwa dana desa yang di programkan oleh pemerintah pusat harus di kawal peruntukannya dengan tepat tanpa terjadi penyelewengan atau korupsi," terangnya.

Pada Tahun 2020 besok diakui beliau penggunaan dana desa cukup ketat dan perlu pengawasan yang juga ekstra ketat karena Satgas Desa pun akan turun langsung ke setiap desa. BPD harus bekerja ekstra menjalankan tupoksinya, dirinya meminta kepada siapapun bila menemukan adanya penyelewengan penggunanaan dana desa agar segera dilaporkan untuk di tindak lanjuti.

"Dana Desa ini program pemerintah pusat yang diharapkan bisa membantu meminimalisir jumlah kemiskinan dan pencari kerja seperti melalui BumDes dan lainya. Jadi manfaatkan dana desa sebaik mungkin dan penggunaannya tepat sasaran," ucapnya melalui telepon seluler. (*)

Reporter : Ruben

Editor.     :. Saiful
Diberdayakan oleh Blogger.