Header Ads

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Logistik kepada Korban Bencana Banjir

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi hingga sayap partai solid bergerak menyalurkan bantuan bahan logistik dari kebutuhan makanan, hingga kesehatan dan keperluan anak kecil

POSPUBLIK.NEWS.COM
Kab.Bekasi- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi hingga sayap partai solid bergerak menyalurkan bantuan bahan logistik dari kebutuhan makanan, hingga kesehatan dan keperluan anak kecil, pada Kamis (2/1/2020), di beberapa wilayah Kecamatan, yang masih terkena dampak banjir.



Ketua DPC PDI Perjuangan, Soleman mengatakan, telah menyerahkan bantuan berupa mie instan, air minum kemasan, roti, susu, tisu, hingga obat-obatan dan keperluan anak balita, kepada korban banjir yang masih bertahan dirumah ataupun diberikan di posko-posko banjir, dibeberapa lokasi.


"Kami turut prihatin dengan bencana banjir yang menimpa saudara-saudara kami di Kabupaten Bekasi. Kami telah menyalurkan bantuan makanan dan kebutuhan yang sangat mendesak," kata Soleman kepada wartawan, Kamis (2/1/2020) di Kantor DPC PDI Perjuangan, Cikarang Pusat.



Anak buah Megawati ini mengatakan, bantuan disalurkan langsung diterima oleh warga dengan menggerakkan ribuan kader. Sehingga, bantuan tersebut dapat langsung dinikmati warga tanpa menunggu lama saat bantuan tiba.

"Jadi pada tanggal 1 Januari, kami PDI Perjuangan langsung menginstruksikan seluruh kader agar mendata wilayah yang terparah terkena dampak banjir dan langsung harus diberikan bantuan, minimal tanggap daruratnya melakukan evakuasi," ucap dia.

"Kemudian, di hari ini (2/1/2020) kami langsung memberikan bantuan dan terjun langsung ke bawah yang sebelumnya sudah kami data," tambah Soleman.

Soleman yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, berharap kepada BPBD Kabupaten Bekasi agar tidak bermain-main dengan call center untuk tanggap darurat bencana. Pasalnya, nomor yang sudah disebarkan oleh Pemkab Bekasi tidak bisa dihubungi.

"Masyarakat juga banyak yang kecewa kepada BPBD Kabupaten Bekasi, yang kurang tanggap atas nomor yang diberikan dan sudah tersebar. Namun, call center itu tidak dapat dihubungi," pungkasnya. (*)

Reporter : Ruben

Editor.      : Saiful
Diberdayakan oleh Blogger.