Header Ads

Dikepung Banjir BPBD Kabupaten Bekasi Belum Tetapkan Status Tanggap Darurat.


Suasana Banjir di Daerah
Kabupaten Bekasi

POSPUBLIK.NEWS.COM
Kab Bekasi. - Hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Bekasi terdapat titik-titik banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Bekasi belum tetapkan status tanggap darurat.



Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Muhammad Said, mengatakan dan membenarkan banjir terjadi di banyak titik lokasi.

Bahkan pihaknya terus mendapat laporan dari masyarakat yang wilayahnya terkena banjir.

“Sampai pagi ini saya terus mendapat laporan titik-titik banjir, nanti saya akan berikan informasi lebih detail wilayah mana saja yang terendam. Kami masih menghimpunnya,” ujar dia kepada awak media, Selasa (25/2) pagi.

“Saat ini sedang saya himpun laporan-laporan yang masuk ke kita. Banyak wilayah yang parah seperti Desa Karangharja, Bojong Sari, Kedungwaringin, Metland Cibitung, Simpangan, Papan mas, jejalen, lambang sari dan wilayah lainnya,” lanjut Said.

Dia menyebutkan bila BPBD langsung mengirimkan personil berikut perlengkapannya untuk melakukan evakuasi dengan membawa perahu,  sandang, dan logistic ke lokasi yang masih bisa dijangkau.

Bila intensitas hujan semakin meningkat dan titik banjir meluas, maka pihaknya tidak menutup kemungkinan akan meningkatkan status menjadi tanggap darurat.

“Kalau ini masih terjadi secara masif dan terus berlanjut hujannya. Maka kita akan melakukan koordinasi dengan Muspida dan Muspika untuk membuat tindak lanjut. Ada kemungkinan kita naikkan status menjadi tanggap darurat,” kata dia.

“Namun ini masih dalam perbincangan, tidak semudah itu kita lakukan, karena ada beberapa kriteria untuk merubah status menjadi tanggap darurat,” katanya

Ia menyebutkan, selain karena intensitas hujan yang meningkat penyebab banjir juga dikarenakan adanya luapan sungai yang mengelilingi wilayah Kabupaten Bekasi. Sehingga banyak terdapat wilayah sekitaran bantaran sungai yang ikut terendam banjir. tuturnya (Red)

Reporter : Ruben

Editor.     : Saiful
Diberdayakan oleh Blogger.