Header Ads

Wakil Walikota Bekasi Telah Membuka Diklat Ke NU an Dan Aswaja AN Nahdliyah Ranting NU Kelurahan Sepanjang Jaya Rawalumbu

Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto membuka acara Diklat ke NU an Dan Aswaja AN Nahdliyah di Gedung PCNU Kota Bekasi

POSPUBLIK.NEWS.COM
Kota Bekasi-Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bekasi. menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) ke-NU-an berbasis Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), Sabtu (15/02/20) dikantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kota Bekasi.


Dalam acara Diklat ke NU an Dan Aswaja AN Nahdliyah Ranting NU Kelurahan Sepanjang Jaya Kecamatan Rawalumbu, dihadiri oleh Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto, Ketua PCNU Kota Bekasi, KH.Madinah, Kasat Bimaspol Polres Metro Bekasi Kota, Perwakilan Kelurahan Sepanjang Jaya, oleh Kasie Kesos, Ibu Cucu Dan para Ketua Juga Pengurus Ranting NU se Kecamatan Rawalumbu Kota Bekasi.


Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang peserta yang terdiri dari pengurus PCNU Kota Bekasi , Serta Pengurus Ranting  NU sebayak 25 orang dari pengurus ranting NU se Kecamatan Rawalumbu.



Mereka mengikuti Diklat ke NU an Dan Aswaja AN Nahdliyah, dengan mendapatkan materi terkait pembekalan terhadap kader-kadernya demi membentengi masuknya paham radikal dengan diklat kepemimpinan dasar.

Materi tersebut disampaikan oleh PCNU Kota Bekasi, KH. Madinah . Selain itu juga ada materi khittah Nahdliyah yang disampaikan oleh Ketua Rais Ustadz PCNU  Kelurahan Sepanjang Jaya Rawalumbu, Kota Bekasi, Ustad Rahmat,. Disamping itu juga materi tentang Lembaga Kegiatan Dan Pengembang SDM NU (LAKPESDAM) NU Kota Bekasi,  oleh  Wario."

Ketua (LAKPESDAM) NU Kota Bekasi, Wario, mengatakan, dalam memberikan pembekalan terhadap kader-kadernya demi membentengi masuknya paham radikal dengan diklat kepemimpinan dasar. Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka penguatan kader Ranting NU disetiap-setiap Wilayah Kelurahan sekota Bekasi .

Wario, mengungkapan, bahwa kegiatan itu dilakukan demi meningkatkan pemahaman tentang Aswaja An-Nahdliyah. "Untuk membentengi kader dengan pemahaman Aswaja An-Nahdliyah agar tidak mudah terpengaruh dengan faham-faham baru yang cenderung radikal," ujar Wario.

Ia menambahkan diklat tersebut dilakukan untuk menyiapkan kader menghadapi paham-paham radikal yang mengancam keutuhan NKRI. Sehingga memiliki Tema " Mencetak Kader Inti Ideologis Dan Kader Penggerak NU yang Militan"

Harapan nya, yaitu Dapat memperkuat keutuhan Bangsa Dan meningkatkan Kader NU disetiap-setiap Kader agar menjadi Kader yang militan. Tuturnya Wario. ( Red)

Reporter : EDI SAHEDI

Editor.     : Saiful

Diberdayakan oleh Blogger.