POSPUBLIKNEWS.COM
Muara Enim -Pembongkaran Rumah Dinas Yang di Lakukan Atas Perintah kepala Sekolah SDN 23 Gelumbang,Dengan Secara Bergotong Royong Berujung Celaka Bertepat .Jumat (22/08/2025).
kebersamaan gotong royong. wali murid, bersama-sama dengan pihak sekolah, bahu-membahu dalam pem bongkaran gedung rumah dinas untuk dijadikan lokasi pembangunan penambahan ruang kelas .
kegiatan gotong royong bongkar rumah dinas untuk penyediaan lokasi pembangunan penambahan ruang kelas yang baru. dengan anggaran dari dana APBD kabupaten muara enim 2025,
pada saat pembongkaran na asnya dua wali murid yang terkena reruntuhan bangunan tersebut dilarikan ke puskesmas gelumbang untuk di berikan pertolongan serius, saat korban sesampainya di puskesmas korban tersebut mengalami patah kaki sebelah kanan,dan luka lecet dan yang satunya mengalami patah tangan sebelah kiri dan luka pada bagian kepala, sehingga korban di rujuk kerumah sakit RSUD prabumulih.
mendengar kejadian tersebut awak media bersama tim konfirmasi kepada pihak sekolah SDN 23 gelumbang yang lain, pihak sekolah pun enggan memberikan keterangan terkait pembongkaran rumah dinas sekolah, kami selaku guru disini tidak tau pak, tanya saja kepala sekolah, sekarang kepala sekolah MARIA INSA JUANA lagi membawa pasiyen yang terluka kepuskesmas. lalu media ini bergegas meluncur kepuskesmas gelumbang ternyata korban telah ditangani pihak IGD puskesmas gelumbang ,pihak puskes tidak mau memberi keterangan saat dimintai konfirmasi.
keterangan terkait pembongkaran rumah dinas tersebut di ungkapkan salah seorang keluarga korban yang tertimpa reruntuhan bangunan tersebut, menurut keterangan keluarga korban berinisial JL , beliau tertimpa reruntuhan bangunan tidak sempat melarikan diri disaat bangunan mau roboh sehingga reruntuhan gedung menimpa dua orang wali murid dan kini telah menjadi penanganan serius,
Ia mengatakan bahwa pembongkaran rumah dinas dilakukan perintah kepsek SDN 23 gelumbang dan mengundang wali murid melalui via Whatsap untuk ikut gotong royong bersama pihak sekolah, kami selaku pihak keluarga sangat menyesalkan kepada pihak sekolah seharusnya musyawarahkan dulu bersama ketua komite untuk membongkar bangunan sekolah itu.
pihak keluarga korban berharap kepada pihak sekolah untuk bertanggung jawab sampai sembuh dan memberikan tangung jawab kepada korban dikarenakan korban tulang punggung keluarga ujar keluarga korban saat di bincangi media ini,
korwil sutopo, dikonfirmasi saat meninjau dilokasi sekolah SDN 23 gelumbang. Ini musibah pak.ujarnya sutopo
anggota DPRD muara enim isroni ilyas membenarkan hal itu bahwa SDN 23 gelumbang akan dibangun ruang tambahan sekolah belajar maka itu membutuhkan lahan kosong ujar isroni ilyas melalui via konpirmasi,
Kepala sekolah belum memberikan tanggapan saat di konfirmasi tim PGR melalui WhatsApp, sampai berita ini
diterbitkan tidak ada jawaban
seolah-olah di tutup tutupi kejadian tersebut saat di mintai konpirmasi . ( Red)
Lapaoran : Marjuani/team PGR
Editor. : SF